Cari Blog Ini

Memuat...

Download Novel The Princess Sultana’s Daughters

Novel ini bercerita tentang bagaimana seorang wanita, berdarah bangsawan, tepatnya bergaris kerajaan Arab Saudi, memandang kaum pria berdasarkan akumulatif pengalaman pahit hidupnya. Novel ini sangat sexist dan terasa sekali aura pemikiran feminis pada tiap lembarnya.

Sultana adalah tokoh rekayasa untuk menutupi nama sang Putri yang sebenarnya (novel ini ditulis dengan label kisah nyata). Cerita ini berawal dari masa kecil Sultana yang di lahirkan dari rahim seorang Ibu yang mulia bernama Fadila.

Dalam sejarah bangsa Arab yang kelam hingga kini, wanita tidak ubahnya sebagai budak dan aib. Dari sudut pandang Sultana, pria-pria dari negara makmur dan kaya raya itu tak mampu memilah mana manusia berjenis kelamin wanita dan mana budak belian. Ibu, anak wanita, semua sama. Hanya wanita yang mampu melahirkan anak laki-laki penerus keturunan keluarga saja yang diagung-agungkan (padahal saat Rasulullah mendapati Aisya melahirkan anak wanita, beliau, raja segala raja, malahan bergembira hati).

Hal ini bermula pada masa kecil Sultana yang mati-matian merebut kasih sayang Ayahnya, sang Pangeran keturunan Raja Abdul Aziz. Ayah Sultana hanya mencintai Faruq, kakak laki-lakinya, yang diperlakukan bak Tuhan karena di puja berlebihan. Sementara Sultana dan sembilan kakak perempuannya hanya bisa menatap iri pada perbedaan itu. Sultana berjiwa pemberontak dan penuh optimisme. Ibu mereka, meski tak pernah merestui kenakalan dan pemberontakan Sultana, beliau juga tak pernah mengekang pikiran liar anaknya.

Sultana berani menentang Ayahnya, meski beroleh tamparan di pipinya. Ia juga berani menentang Faruq, yang kemudian membuatnya di kurung dan kehilangan semua mainannya. Kekesalan Sultana pada Faruq yang egois dan kejam akhirnya membuat Sultana bertindak nekat, masuk ke kamar Faruq dan memindahkan semua koleksi film Porno dan majalah Porno yang di label milik Faruq kebawah tangga Masjid! Akibatnya Faruq terkena masalah besar, nyaris di penjara dan hukum cambuk. Beruntung Faruq berasal dari keluarga Raja, sehingga para mutawwa atau penegak agama tidak mengenai sanksi berat pada Faruq. Hanya hukuman wajib lapor sehari lima kali sesuai waktu sholat, ke masjid.


0 komentar:

Poskan Komentar

 

Copyright © 2010 • Download Komik Dan Novel Gratis • Design by Dzignine